Barusan saya membaca koran, sesuatu yang jarang saya lakukan. Bukan membacanya yang jarang, tapi baca korannya yang jarang. he3. Maklum saya (hampir) tidak berlangganan koran karena isinya yang menurut saya terdistorsi. Anyway … bukan itu yang ingin saya bicarakan, tetapi topik yang tampil di halaman koran Pikiran Rakyat hari Minggu ini. Ada antrian untuk menjadi Miss Celebrity yang diselenggarakan oleh sebuah stasiun TV. Ternyata banyak orang yang ingin menjadi selebriti.
Banyak yang tidak tahu bahwa menjadi selebriti itu membutuhkan mental yang kuat. Sebetulnya itu tidak menyenangkan. Tapi darimana mereka tahu ya? Kan mereka belum pernah jadi selebriti. Sebetulnya banyak hal yang bisa dibaca dari berbagai biografi orang terkenal, bahwa menjadi selebriti itu tidak menyenangkan. Bahkan film seri Hannah Montana secara eksplisit menceritakan keinginan Miley untuk memisahkan dunia biasa dan dunia selebriti; the best of both worlds. Ternyata memang susah.
Ada banyak orang yang ngeblog juga untuk mencari ketenaran. Setelah tenar memang mau apa? Kebanyakan orang belum bisa berpikir lebih jauh dari itu. Wah.
Selamat menjadi selebriti? Atau lebih tepatnya … selamat menderita?