lagi-lagi budi rahardjo


(Mahalnya) Pendidikan di Indonesia

Jun
29

Minggu lalu, dalam satu hari saya menerima keluhan (lebih tepatnya curhatan) dari dua orang mengenai mahalnya pendidikan di Indonesia. Mereka mengeluh karena anaknya baru lulus dan akan meneruskan ke SMP dan yang satunya ke perguruan tinggi. Mereka bukan mengeluh karena kelulusan, karena kalau itu tentunya mereka berbahagia, tetapi mengeluh karena mahalnya biaya yang harus mereka persiapkan.

Pendidikan memang tidak murah, tetapi bagaimana membuatnya menjadi affordable bagi rakyat Indonesia ya? Bantuan dari pemerintah, subsidi, dan seterusnya nampaknya makin berkurang. Sementara itu jumlah siswa makin bertambah.

Memang jika terjadi kesulitan biaya atau anggaran, yang paling mudah dipangkas adalah pendidikan. Nggak sekolah juga nggak mati, demikian pakem yang digunakan.

Mau sedih sudah tidak sanggup lagi … Lagian sedih juga tidak banyak membantu.

2 Responses to “(Mahalnya) Pendidikan di Indonesia”

  1. funkylove Says:

    mau pinter aja susah, padahal nantinya juga ilmu itu demi memajukan bangsa ini… apa pemerintah sengaja mahalin ongkos biar pada kuliah di luar negri yah? pemerintah yang aneh…

  2. Wawa Says:

    Iya nih mahal… saya malah tertarik belajar via internet/google daripada belajar konvensional di sekolah… :D

Leave a Reply