lagi-lagi budi rahardjo


Archive for the ‘curhat’ Category

Lukanya Dicintai

Sunday, June 22nd, 2008

mengapa bisa terluka bila dicintai?

bukankah luka terjadi jika cinta bertepuk sebelah tangan,
atau tidak menemukan cinta

ternyata dicintaipun bisa terluka.
a n e h . . .
tak mengerti!

Komentar di DagDigDug hilang

Saturday, May 24th, 2008

Barusan ada yang komentar ke blog saya ini. Terus saya udah dapat konfirmasinya via email. Tapi, komentarnya itu gak muncul di blog. Aneh… Hilang.

Ada yang mengalami masalah yang sama?

Mellow => Kreatif

Saturday, May 24th, 2008

Kenapa ya, kalau lagi mellow malah saya bisa banyak mengeluarkan tulisan yang enak dibaca. Apa memang harus menyakiti diri dulu untuk mendapatkan karya yang bagus?

Gagal Membantu Orang Lain

Saturday, May 24th, 2008

Kemarin ada kesempatan bagi saya untuk membantu orang lain. (Ceritanya panjang lah. Jadi gak usah saya ceritain di sini.) Singkat ceritanya, saya gagal membantu. Usaha yang kami lakukan gagal.

Ada perasaan sedih juga. Tidak berhasil. Meskipun tidak ada risiko atau kesulitan yang saya hadapi, tetap saja ada perasaan sedih itu.

Di sisi lain, saya masih tetap bersyukur karena telah mencoba berbuat sesuatu. Beramal. Usaha sudah. Bukankah itu yang penting?

Jangan Katakan Cinta

Sunday, May 11th, 2008

Jangan katakan cinta
… bila kau
… masih ingin berteman denganku

Cinta kan mengacaukan segalanya
… meski kau menginginkannya
… jangan katakan

Simpanlah dia
… sembunyikan dia
… hindari dia

Jangan
… jangan katakan cinta
… katakan tak ada cinta di sana

Hidup Lagi …

Thursday, April 17th, 2008

Entah mengapa tiba-tiba ada banyak email ke saya yang berisi komentar dari blog ini. Saya tidak tahu apakah itu email-email lama? Atau email yang muncul karena komentar baru. Ah. Yang penting trigger itu membuat saya kembali ke blog ini.

Aku Tidak Sedang Jatuh Cinta!

Monday, March 24th, 2008

Tidak!
Aku tidak sedang jatuh cinta.
(Berjam-jam) melihat fotomu hanyalah ketidaksengajaan karena dia kebetulan berada di dinding di depan layar komputerku.

Mencari tahu apa yang kau sukai, hanyalah sebuah ketidaksengajaan karena kebetulan aku menyukai apa yang kau sukai.

Ketidaksanggupan menatapmu ketika engkalu menatapku kembali hanyalah karena mereka terlalu menghujam ke hati.

Tidak mampu menjawab pertanyaanmu itu hanya karena lidahku sedang kelu.

Tidak!
Aku tidak sedang jatuh cinta.

Gigi

Wednesday, March 19th, 2008

Aduh … satu gigi akhirnya harus dicabut lagi. Ini gigi yang sebenarnya sudah masalah sejak tahun 70-an. Akhirnya setelah dicoba bertahan, diambil juga. Goodbye gigi. Sekarang tinggal recovery dari sakitnya aja.

Toto …

Sunday, March 9th, 2008

Pagi ini, sambil kerja, saya mencoba mendengarkan lagu-lagu Toto. Ceritanya mau mengkhatamkan. he he he. Soalnya minggu depan saya mau nonton Toto manggung di Bandung. Asyiiikkk. Ada yang pergi nonton Toto juga? Ada yang tahu playlist yang bakalan dibawakan?

Toto ini salah satu band yang lagu-lagunya bagus, mulai dari pop sampai ke agak nge-rock. Maklum, gitarisnya - Steve Lukather - adalah salah satu jawara gitar rock yang licknya banyak ditiru. Pengen bisa main seperti dia. hik hik hik

Malam Minggu

Saturday, March 8th, 2008

Malam ini, malam minggu, ngapain ya?

Saya di rumah saja, menonton TV (Disney Channel) dengan keluarga. Selain itu saya juga masih harus kerja. Ya … ha ha ha. Kerjaaa terus, meskipun yang dinamakan kerja kali ini adalah memeriksa setumpuk makalah.

Tadi saya jalan ke depan rumah sebentar. Bandung masih dingin, apalagi tadi turun hujan cukup lebat. Ada sedikit kabut di dekat rumah saya yang berada di atas bukit. Agak sunyi. Mungkin suasana begini bisa membuat orang depresi, tetapi bisa juga membuat orang menjadi kreatif. Bagi saya, suasana ini memberikan ketenangan. Slow down a bit.

Bagaimana dengan malam minggu Anda?

Harusnya Aku Bagaimana?

Friday, March 7th, 2008

Ditemukan sebuah surat …

Bermula dari rasa kagum
… tiba-tiba terselip perasaan itu
… aku tahu, kau sudah ada yang punya
… dan kau tak menginginkan diriku
… tapi, aku harus bagaimana?

Aku masih memiliki akal sehat
… untuk berpikir
… namun kala hati mengambil alih
… aku tak kuasa
… aku harus bagaimana?

Bolehkah ku memohon
… agar kau diam-diam meninggalkan diriku
… agar hati ini tidak tahu engkau telah pergi
… karena aku tak tahu,
… aku harus bagaimana?

[melipat surat, melangkah … menjauh …
boys do what they are told to. oh, yeah, big boys don’t cry!]

Strategi PT Kereta Api?

Wednesday, March 5th, 2008

Saya mendengar kabar bahwa tiket kereta api Bandung - Jakarta akan diturunkan, sampai 50%. Hah? Nggak salah nih?

PT Kereta Api melakukan ini untuk melawan derasnya kompetisi dari mobil travel. Menurut saya ini adalah strategi yang salah.

Pemahaman saya, orang mulai pindah ke travel dari kereta api bukan semata-mata karena harga akan tetapi karena (1) lebih cepat sampai; (2) jadwal lebih sering; (3) pilihan lebih banyak; (4) servis lebih baik. Bukan karena harga. Harga travel saat ini sebanding dengan harga tiket kereta api. Kalau tiket kereta api diturunkan, tetap saja dia tidak bisa kompetisi dengan travel yang murah seperti Baraya (yang hanya Rp 35 ribu?).

Orang memilih jasa kereta api karena kenyamanannya (bisa tidur, bisa jalan-jalan, bisa pesan makanan, bisa membaca, bisa ke toilet). Itu alasan saya kenapa saya menggunakan jasa kereta api. Bukan karena harganya kemahalan.

Usulan saya, biarlah harganya seperti dulu. Tidak usah ikut banting harga. Perbedaan uang yang diperoleh tersebut digunakan untuk menaikkan kualitas layanan (misalnya tambahkan layanan akses internet gratis - wah pasti lebih banyak yang pakai itu karena bisa kerja di kereta api). Itu menurut saya.

Gig ketiga tahun ini

Sunday, March 2nd, 2008

Tahun lalu saya manggung lebih dari 25 kali. hi hi hi. Bagaimana dengan tahun ini? Kayaknya tidak sebanyak tahun lalu, tetapi siapa tahu. Hari ini saya baru menyelesaikan gig ketiga.

Foto diambil oleh Hendra Grandis aka Oemar Bakri di Aula Barat ITB, siang, 2 Maret 2008 dalam acara Dies ITB yang ke 49.

Yang di depan saya adalah Dinda, salah satu dari 3 orang penyanyi tetap kami. Suaranya top markotop. Paling enak main musik kalau penyanyinya bagus suaranya. Gitar salah chord, kepencel-pencel, pun tetap enak terdengarnya. ha ha ha.

Kami membawakan 8 lagu, plus 4 lagu lagi dari penyanyi tamu kami. Lupa berapa lama kami bermain. Lumayanlah. Sebetulnya kondisi fisik saya masih belum fit betul. Jari tangan kiri (telunjuk dan jempol) masih sakit karena korban jadi kiper futsal. Bahkan jempol sebetulnya masih sulit kalau ditekuk. Kebayang nggak nge-grip gitar tanpa jempol. Uih. Akrobat. Untungnya tadi pas manggung tidak kerasa sakitnya. Sesudahnya … he he he. Cekot-cekot. Bahkan sampai rumah baru kerasa ada urat yang tegang dari telunjuk ke siku. Maklum, dipaksa. Habis bagaimana lagi. Mosok nggak main?

Next gig? Rasanya tanggal 8 Maret ini mau ngisi di acara mahasiswa. Mungkin kali itu hanya dengan Armein saja, berdua akustikan karena yang lainnya tidak bisa. (Yang lain masih nonton Jazz di Jakarta?) Kita lihat nanti saja.

Cerita mengenai acara DIES ITB yang ke 49 ini ada juga di blog saya. Silahkan lihat ke sana saja ya? Soalnya kalau dituliskan di sini jadi dobel-dobel.

Internet Lambat

Sunday, March 2nd, 2008

Internet di rumah lambat …

Arrrggghhh … Sebel

Mau bagaimana lagi? Akhirnya bisa juga mencapai blog ini. Mood untuk menulis sudah hilang. Ide juga sudah bersembunyi lagi. Akhirnya uring-uringan yang muncul. ha ha ha.

Lagu Selingkuh

Saturday, March 1st, 2008

Kemarin pas lagi makan siang, ada teman yang komentar

lagu selingkuh kok selalu enak ya?

Ha ha ha. Gedubrak.

Memang kalau diperhatikan, banyak lagu yang bercerita tentang selingkuh. Bahkan mungkin ini jadi trend? Kalau menurut Anda, lagu selingkuh yang paling bagus atau paling berkesan apa?